Bawaslu Boyolali dan Kwarcab Boyolali Teken MoU Pembentukan Saka Adhyasta Pemilu
|
Boyolali – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Boyolali bersama Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Boyolali menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang pembentukan dan pembinaan Saka Adhyasta Pemilu Masa Bakti 2025–2028, Kamis (16/10) di Kantor Bawaslu Boyolali.
Penandatanganan ini menjadi langkah konkret dalam pengembangan pola pendidikan pengawasan partisipatif melalui gerakan kepanduan, sekaligus tindak lanjut dari kesepakatan pembentukan Saka Adhyasta Pemilu antara Bawaslu RI dan Kwarnas Gerakan Pramuka.
Ketua Bawaslu Kabupaten Boyolali, Widodo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kwarcab Boyolali yang telah mendukung kerja sama tersebut.
“MoU ini dimaksudkan untuk memperkuat komitmen antara Bawaslu dan Kwarcab dalam pembentukan kepengurusan Saka Adhyasta Pemilu Masa Bakti 2025–2028. Kami menargetkan tahun ini dapat membina sekitar 40 anggota muda sebagai langkah awal pembentukan Saka yang lebih solid dan konkret,” ujar Widodo.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pendidikan politik dan pengawasan partisipatif generasi muda.
“Kami berharap Saka Adhyasta dapat menjadi pionir dalam kegiatan Pengawasan Partisipatif Pemilu (P2P) Daring Tahun 2025 menuju Pemilu 2029 yang bermartabat,” lanjutnya.
Sementara itu, Sekretaris Kwarcab Boyolali, Totok Subagyo, yang hadir mewakili Ketua Kwarcab, menyampaikan dukungan penuh terhadap pembentukan Saka Adhyasta Pemilu di Boyolali.
“Gerakan Pramuka sangat mendukung pembentukan Saka ini sebagai sarana pendidikan generasi muda dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi dan partisipasi aktif dalam pengawasan pemilu,” ujar Totok.
Ia juga menyebutkan bahwa Pamong Saka dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan pembinaan, baik dari unsur Pramuka maupun Bawaslu.
“Pamong Saka dapat berasal dari internal Bawaslu yang telah memiliki kualifikasi sebagai pembina Pramuka mahir dasar, sehingga pembinaan dapat berjalan selaras dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Penandatanganan MoU antara Bawaslu dan Kwarcab Boyolali menjadi tonggak sejarah dalam memperkuat kolaborasi kelembagaan untuk membangun kader muda yang berintegritas, berwawasan demokrasi, dan berperan aktif dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu.
Foto : Hendrawan Wijaya
Penulis : Hendrawan Wijaya
Editor : Alan Amundi Wibowo