Bawaslu Boyolali Dorong Pelajar MAN 1 Jadi Pengawas Partisipatif Pemilu
|
BOYOLALI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Boyolali menggelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu bagi siswa-siswi MAN 1 Boyolali, Rabu (29/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula MAN 1 Boyolali tersebut diikuti oleh calon pemilih pemula dan perwakilan guru sebagai upaya meningkatkan kesadaran generasi muda dalam mengawal demokrasi.
Kegiatan dihadiri langsung oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Kabupaten Boyolali, Muhamad Mahmudi. Dalam kesempatan tersebut, peserta diajak memahami pentingnya peran masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Mahmudi menegaskan bahwa generasi Z memiliki potensi besar untuk menjadi agen pengawasan partisipatif karena didukung kemampuan memanfaatkan teknologi informasi.
"Gen Z memiliki kekuatan besar melalui penguasaan teknologi. Kami ingin pelajar tidak hanya menggunakan hak pilihnya saat telah memenuhi syarat sebagai pemilih, tetapi juga cerdas bermedia sosial, berani melaporkan dugaan pelanggaran, serta menjadi bagian dari pengawasan partisipatif," ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, Bawaslu menyampaikan materi mengenai konsep dasar demokrasi, tugas dan kewenangan Bawaslu, hak dan kewajiban pemilih berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, serta berbagai bentuk pelanggaran yang perlu diwaspadai sejak dini.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Boyolali berharap para pelajar dapat menjadi pelopor demokrasi di lingkungan sekolah dengan menolak politik uang, tidak menyebarkan hoaks, serta berperan aktif dalam menjaga integritas penyelenggaraan pemilu.
Foto : Hendrawan Wijaya
Penulis : Fajar Arif Musthofa
Editor : Alan Amundi Wibowo