Cerita dari Mojosongo: Tantangan Pengawas Saat Pungut Hitung Pilkada
|
Boyolali – Bawaslu Kabupaten Boyolali kembali menghadirkan Pojok Demokrasi edisi ke-12 dengan tema menarik dan penuh makna: “Mengawal Keputusan Rakyat: Pengawasan Pungut Hitung Pemilihan Kepala Daerah 2024”. Podcast ini tayang di kanal resmi YouTube Bawaslu Kabupaten Boyolali pada Selasa, 4 November 2025, pukul 13.00 WIB.
Dalam edisi ini, hadir narasumber dari Panwaslu Kecamatan Mojosongo pada Pemilu dan Pemilihan 2024, yaitu Sutrisno, Joko Riyanto, dan Yuli Kusmiyati. Ketiganya berbagi pengalaman nyata dalam mengawasi proses pungut hitung di wilayah Mojosongo—salah satu kecamatan dengan tingkat dinamika pemilihan yang cukup tinggi. Podcast ini dipandu oleh Fajar Arif Musthofa, staf Bawaslu Boyolali, yang memandu jalannya diskusi dengan hangat dan informatif.
Perbincangan berlangsung menarik dengan fokus pada beberapa aspek penting pengawasan, mulai dari penyiapan SDM Pengawas TPS, pengawasan persiapan TPS dan kelengkapan logistik, hingga pengawasan proses pemungutan dan penghitungan suara. Para narasumber juga mengulas kendala serta kejadian khusus yang sempat terjadi di lapangan, khususnya di wilayah Mojosongo yang memiliki karakteristik wilayah padat dan beragam.
Melalui kisah dan refleksi yang disampaikan, tampak jelas bagaimana Panwaslu Kecamatan Mojosongo menjalankan perannya secara profesional dalam memastikan setiap tahapan pungut hitung berjalan jujur, adil, dan transparan. Koordinasi yang baik dengan Bawaslu Kabupaten, PPK, dan PPS menjadi kunci agar pengawasan tetap efektif meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan teknis di lapangan.
Edisi ini juga menjadi pengingat penting bahwa pengawasan di tahap pungut hitung merupakan titik krusial dalam menjaga keutuhan suara rakyat. Dengan ketelitian dan dedikasi pengawas, Bawaslu Boyolali berkomitmen terus mengawal keputusan rakyat agar setiap suara benar-benar bermakna bagi demokrasi.
Podcast lengkap Pojok Demokrasi edisi ke-12 dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Bawaslu Kabupaten Boyolali.
Foto : Lanjar Kurniawan
Penulis : Fajar Arif Musthofa
Editor : Alan Amundi Wibowo