Lompat ke isi utama

Berita

Dari Pramuka untuk Demokrasi, Ketua Bawaslu Boyolali Paparkan Saka Adhyasta Pemilu

Widodo (tengah) saat menyampaikan materi.

Widodo (tengah) saat menyampaikan materi.

Boyolali - Bawaslu Kabupaten Boyolali terus berkomitmen memperluas pengawasan partisipatif dengan melibatkan pemilih pemula. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Ketua Bawaslu Boyolali, Widodo, sebagai pemateri dalam kegiatan Pelantikan Anggota Ambalan Pramuka yang diselenggarakan oleh Gugus Depan SMK Negeri 1 Nogosari, Rabu (17/12/2025).

Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula SMK Negeri 1 Nogosari tersebut, Widodo menyampaikan materi mengenai Pembentukan Saka Adhyasta Pemilu, satuan karya kepramukaan yang dibentuk oleh Bawaslu sebagai wadah pendidikan kepemiluan bagi Pramuka Penegak dan Pandega. Disampaikan bahwa Saka Adhyasta Pemilu merupakan sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi, integritas, dan kejujuran sejak dini. Melalui Saka ini, anggota Pramuka dibekali pemahaman mengenai sistem kepemiluan, tugas dan kewenangan Bawaslu, serta bentuk-bentuk pengawasan dan pencegahan pelanggaran pemilu.

Materi yang dipaparkan juga menekankan bahwa Saka Adhyasta Pemilu memiliki fungsi sebagai ruang pembinaan karakter dan kepemimpinan generasi muda, sekaligus wahana peningkatan kapasitas pengawasan partisipatif di tengah masyarakat. Anggota Saka diarahkan untuk mampu mengenali potensi pelanggaran pemilu, memahami pentingnya netralitas, serta berani menyuarakan nilai-nilai demokrasi secara santun dan bertanggung jawab.

Selain itu, dijelaskan pula dasar hukum pembentukan Saka Adhyasta Pemilu, struktur organisasi satuan karya, serta materi pelatihan yang meliputi pengenalan demokrasi dan pemilu, sejarah pemilu di Indonesia, pengawasan partisipatif, hingga peran aktif Pramuka dalam menjaga pemilu yang jujur dan adil. Widodo juga menegaskan bahwa keterlibatan Pramuka dalam pengawasan pemilu bukan untuk menjadikan mereka sebagai penyelenggara, melainkan sebagai mitra strategis dalam menciptakan ekosistem demokrasi yang sehat dan berintegritas.

“Melalui Saka Adhyasta Pemilu, kami ingin menyiapkan generasi muda yang memahami demokrasi dan berani menjaga pemilu dari praktik-praktik kecurangan. Pramuka memiliki peran penting sebagai agen perubahan di masyarakat,” tegasnya.

Bawaslu Kabupaten Boyolali berharap, melalui kegiatan ini, sinergi antara Bawaslu dan Gerakan Pramuka semakin kuat dalam membangun kesadaran demokrasi serta menumbuhkan semangat pengawasan partisipatif yang berkelanjutan di Kabupaten Boyolali.

Foto : Hendrawan Wijaya
Penulis : Fajar Arif Musthofa
Editor : Alan Amundi Wibowo

Tag
bawaslu boyolali