Lompat ke isi utama

Berita

Jaga Akurasi Data Pemilih, Bawaslu Boyolali Uji Petik PDPB di Kecamatan Karanggede

Muhamad Mahmudi (kanan) saat melakukan uji petik di Kecamatan Karanggede.

Muhamad Mahmudi (kanan) saat melakukan uji petik di Kecamatan Karanggede.

BOYOLALI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Boyolali kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas data pemilih melalui pelaksanaan uji petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di tiga desa di Kecamatan Karanggede, yakni Desa Sempulur, Desa Dologan, dan Desa Sendang.

Uji petik dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Kabupaten Boyolali, Muhamad Mahmudi, bersama jajaran staf. Kegiatan difokuskan pada pencocokan data di lapangan serta koordinasi dengan pemerintah desa guna memastikan data pemilih yang tersedia sesuai dengan kondisi faktual.

Mahmudi menjelaskan bahwa pemutakhiran data pemilih harus memenuhi tiga prinsip utama, yaitu komprehensif, akurat, dan mutakhir. Menurutnya, ketiga prinsip tersebut menjadi fondasi dalam mewujudkan daftar pemilih yang berkualitas sebagai salah satu pilar penting penyelenggaraan demokrasi.

"Seluruh warga negara yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih harus terakomodasi dalam daftar pemilih. Selain itu, data juga harus terbebas dari pemilih ganda, data yang tidak valid, maupun kesalahan identitas, serta terus diperbarui mengikuti dinamika kependudukan seperti perpindahan domisili, perubahan status, hingga warga yang telah meninggal dunia," jelas Mahmudi.

Ia menegaskan bahwa Bawaslu Kabupaten Boyolali berkomitmen untuk terus mengawal kualitas data pemilih agar selalu sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

"Kami berkomitmen memastikan data pemilih benar-benar akurat dan sesuai fakta di lapangan. Data pemilih yang berkualitas merupakan salah satu prasyarat penting untuk mewujudkan pemilu yang demokratis dan berintegritas," tegasnya.

Mahmudi menambahkan, pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih tetap menjadi prioritas Bawaslu meskipun saat ini berada pada masa non-tahapan pemilu maupun pemilihan. Menurutnya, pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan merupakan bentuk komitmen Bawaslu dalam menjaga hak konstitusional warga negara sekaligus memperkuat kualitas demokrasi.

Melalui kegiatan uji petik ini, Bawaslu Kabupaten Boyolali berharap berbagai potensi ketidaksesuaian data dapat diidentifikasi sejak dini sehingga daftar pemilih senantiasa bersih, valid, dan mutakhir sebagai bekal menghadapi penyelenggaraan pemilu dan pemilihan pada masa mendatang.

Foto : Martina Novalia
Penulis : Fajar Arif Musthofa
Editor : Alan Amundi Wibowo

Tag
bawaslu boyolali