Siapkan Generasi Pengawas Muda, Bawaslu Boyolali Gelar Rapat Persiapan Saka Adhyasta Pemilu
|
Boyolali — Dalam upaya memperkuat peran generasi muda dalam pengawasan partisipatif, Bawaslu Kabupaten Boyolali menggelar Rapat Koordinasi Rencana Tindak Lanjut Pembentukan Saka Adhyasta Pemilu Masa Bhakti 2025–2028, pada Jumat (7/11/2025) bertempat di Aula Kantor Bawaslu Boyolali.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Boyolali ini dihadiri oleh perwakilan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Boyolali, calon pamong dan instruktur Saka Adhyasta Pemilu, serta jajaran sekretariat.
Agenda utama rapat membahas tindak lanjut Nota Kesepahaman antara Bawaslu Boyolali dan Kwartir Cabang Boyolali tentang pembentukan Saka Adhyasta Pemilu, sekaligus menyiapkan langkah teknis menuju pelantikan dan pengukuhan pengurus serta anggota baru.
Dari hasil pembahasan, disepakati bahwa pelantikan dan pengukuhan Saka Adhyasta Pemilu Boyolali akan dilaksanakan pada bulan November 2025, dengan rangkaian kegiatan meliputi pengukuhan Pamong dan Majelis Pembimbing Saka, pelantikan anggota baru, serta pembekalan pengawasan partisipatif.
Selain itu, Bawaslu Boyolali akan segera mengirimkan surat resmi kepada Kwartir Cabang Boyolali untuk proses pengesahan pamong dan Mabi Saka. Setelah tahapan administrasi selesai, kegiatan pelantikan dan pembekalan direncanakan berlangsung pada Rabu, 19 November 2025, di Aula Bawaslu Boyolali. Sebelumnya, pada Sabtu, 15 November 2025, akan digelar pertemuan awal bersama calon anggota atau peserta didik baru.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Boyolali menegaskan komitmennya dalam memperluas jangkauan pengawasan partisipatif. Pembentukan Saka Adhyasta Pemilu diharapkan menjadi wadah pembelajaran demokrasi dan wadah kaderisasi bagi generasi muda agar berani, berintegritas, dan peduli terhadap proses demokrasi di Indonesia.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Bawaslu Boyolali dalam membangun sinergi kelembagaan dan menyiapkan generasi pengawas pemilu masa depan yang disiplin, berkarakter, dan berkomitmen menjaga nilai-nilai kejujuran dan keadilan dalam demokrasi.
Foto : Hendrawan Wijaya
Penulis : Fajar Arif Musthofa
Editor : Alan Amundi Wibowo