Bawaslu Boyolali Gandeng Stakeholder untuk Perkuat Pengawasan Pemilu di Masa Non Tahapan
|
Boyolali, Kamis 18 September 2025 – Bawaslu Kabupaten Boyolali terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pengawasan Pemilu, bahkan di masa non tahapan. Melalui sinergi dengan berbagai stakeholder, Bawaslu Boyolali berhasil menjalin kerja sama dengan 11 lembaga/pihak untuk bersama-sama melakukan penguatan demokrasi partisipatif.
Anggota Bawaslu Boyolali, Muhamad Mahmudi, menjelaskan bahwa pengawasan Pemilu tidak hanya dilakukan saat tahapan berlangsung, tetapi juga melalui kegiatan berkesinambungan yang melibatkan masyarakat, organisasi, dan institusi pendidikan. “Sinergi ini penting untuk membangun kesadaran kolektif bahwa pengawasan Pemilu adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas Bawaslu,” ungkapnya.
Adapun pihak yang telah bekerja sama dengan Bawaslu Boyolali antara lain Forum Madani Masyarakat, Dinas Arpus Kabupaten Boyolali, Pondok Pesantren, serta sejumlah sekolah menengah atas dan kejuruan di Boyolali. Berdasarkan data, kerja sama dengan sekolah formal mendominasi hingga 63,6 persen, disusul sekolah non formal 18,2 persen, serta ormas dan OPD masing-masing 9,1 persen.
Langkah ini tidak hanya memperluas jaringan pengawasan, tetapi juga memperkuat pendidikan politik di berbagai lapisan masyarakat. Dengan demikian, Bawaslu Boyolali berharap Pemilu mendatang dapat berlangsung secara jujur, adil, dan bermartabat.
Penulis : Fajar Arif Musthofa
Editor : Alan Amundi Wibowo