"Bukan Sekadar Jabat Tangan": Bawaslu Boyolali Ungkap Sejarah Halal Bi Halal di Momen Idul Fitri
|
Boyolali – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Boyolali, Senin (06/04/2026). Mengusung semangat Idul Fitri 1447 H, jajaran komisioner, sekretariat, serta sejumlah lembaga mitra mengikuti kegiatan Halal Bi Halal yang digelar mulai pukul 10.00 WIB. Acara yang diawali dengan sambutan Ketua Bawaslu Boyolali, Widodo, memasuki puncak khidmatnya pada sesi doa bersama dan tausiyah yang disampaikan oleh Anggota Bawaslu Boyolali, Muhamad Mahmudi.
Dalam tausiyahnya, Mahmudi tidak hanya mengajak hadirin untuk bermaaf-maafan, tetapi juga memberikan wawasan sejarah tentang asal-usul tradisi Halal Bi Halal di Indonesia. Ia menambahkan, secara bahasa dan makna, Halal Bi Halal mengandung arti meleburkan kesalahan satu sama lain, sehingga hubungan kembali menjadi halal dan suci seperti bayi yang baru lahir. Mahmudi juga menekankan bahwa esensi dari Idul Fitri bukanlah semata berpesta atau berbagi takjil, melainkan kemampuan untuk mengikis ego dan membuka hati untuk saling memaafkan.
"Setelah sebulan penuh kita berpuasa menahan hawa nafsu, kini saatnya kita memenangkan hati dengan cara saling memaafkan. Jangan biarkan kesalahan masa lalu menjadi tembok pemisah di antara kita, terutama dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu ke depan," pesannya.
Sesi doa bersama yang dipimpin langsung oleh Mahmudi kemudian mengakhiri rangkaian tausiyah. Seluruh hadirin dengan khusyuk memanjatkan doa agar silaturahmi tetap terjaga dan Bawaslu Boyolali senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas.
Usai doa, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah, di mana satu per satu peserta saling bersalaman dan memohon maaf. Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari itu berjalan lancar dan penuh kekeluargaan. Tampak hadir pula jajaran dari KPU Kabupaten Boyolali, para pengurus Dewan Saka Adhyasta Pemilu masa bakti 2025-2028, serta perwakilan dari Perisai Demokrasi Bangsa.
Foto : Lanjar Kurniawan
Penulis : Fajar Arif Musthofa
Editor : Alan Amundi Wibowo