Lompat ke isi utama

Berita

Jaga Demokrasi Tetap Hidup, Bawaslu Boyolali Bahas Konsolidasi Pasca Pemilu

Bawaslu Boyolali Bahas Konsolidasi Pasca Pemilu

Bawaslu Boyolali Bahas Konsolidasi Pasca Pemilu

Boyolali – Usai melaksanakan apel pagi, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Boyolali melanjutkan kegiatan dengan rapat internal pembahasan Implementasi Instruksi Ketua Bawaslu Nomor 2 Tahun 2026 tentang tugas konsolidasi demokrasi dalam memperkuat penyelenggaraan Pemilu di luar tahapan, Senin (19/1/2026). Rapat yang diikuti jajaran pimpinan dan staf Bawaslu Boyolali tersebut difokuskan pada perumusan poin-poin inti konsolidasi demokrasi sebagai langkah strategis penguatan peran pengawasan pasca Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024.

Adapun inti konsolidasi demokrasi yang dibahas meliputi identifikasi dan pemetaan isu-isu demokrasi dan kepemiluan aktual, di antaranya potensi politik uang, disinformasi dan hoaks, netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri, larangan penggunaan fasilitas negara, isu SARA, serta berbagai potensi permasalahan yang dapat melemahkan demokrasi seperti gejala oligarki dan efektivitas penegakan hukum Pemilu.

Selain itu, Bawaslu Boyolali juga menegaskan pentingnya penguatan diskusi dan keterlibatan masyarakat sipil serta pemangku kepentingan sebagai bagian dari pengawasan partisipatif. Diskusi tersebut dirancang untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif terhadap dinamika dan tantangan demokrasi, sekaligus menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pengawasan, strategi pencegahan, dan penindakan ke depan.

Dalam rapat tersebut, juga ditekankan kewajiban pendokumentasian dan pelaporan hasil diskusi konsolidasi demokrasi secara berjenjang, sebagai bentuk akuntabilitas pelaksanaan instruksi dan penguatan tata kelola kelembagaan. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Boyolali menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan peran pengawasan secara aktif, berkelanjutan, dan berintegritas, tidak hanya pada masa tahapan Pemilu dan Pemilihan, tetapi juga di luar tahapan sebagai bagian dari upaya memperkokoh demokrasi substansial.

Foto : Fajar Arif Musthofa
Penulis : Fajar Arif Musthofa
Editor : Alan Amundi Wibowo

Tag
bawaslu boyolali