Kesbangpol Boyolali Tekankan Peran Strategis Pemda dalam Sukses Pemilu dan Pilkada 2025
|
Boyolali — Pada kegiatan Sinergitas Bersama Mitra Kerja Bawaslu dalam Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu Tahun 2025 yang digelar Bawaslu Kabupaten Boyolali pada Minggu (14/9/2025) di Al Azhar Azhima, Ngemplak, narasumber Bambang Susanto dari Kesbangpol Boyolali menegaskan pentingnya peran strategis pemerintah daerah dalam menyukseskan penyelenggaraan pemilu dan pilkada.
Sebagai Narasumber kedua yang dimulai pukul 10.00 WIB, Bambang memaparkan bahwa pemerintah daerah memiliki posisi vital sebagai fasilitator utama, mulai dari penyediaan anggaran, sarana prasarana, dukungan logistik, hingga penugasan personel pendukung. Menurutnya, keberhasilan pemilu bukan hanya tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga hasil sinergi lintas sektor. “Kunci sukses pemilu tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga sinergi yang menjamin netralitas, keamanan, dan partisipasi masyarakat,” tegasnya.
Ia menjelaskan, dukungan Pemkab Boyolali sudah berjalan optimal melalui alokasi anggaran hibah, penyediaan kantor sekretariat, kendaraan operasional, hingga fasilitas sosialisasi politik. Selain itu, Pemda juga mendorong inovasi seperti monitoring distribusi logistik berbasis teknologi, komunikasi cepat antarinstansi, serta kampanye politik sehat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.
Bambang menargetkan partisipasi pemilih di Boyolali bisa mencapai lebih dari 80 persen dalam pesta demokrasi mendatang. Hal ini sejalan dengan strategi Pemda mengedukasi masyarakat melalui media resmi, melibatkan tokoh agama dan masyarakat, hingga membangun program anti-golput.
Sebelumnya, pada sesi pertama yang dimulai pukul 09.00 WIB, Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Sosiawan, juga telah menyampaikan pentingnya pengawasan pemilu guna menjaga kedaulatan rakyat, mencegah kecurangan, serta memperkuat partisipasi publik.
Kegiatan yang dimoderatori Anggota Bawaslu Boyolali, Lilik Wahyu Catur Wibowo ini, diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Bawaslu, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga integritas demokrasi di Boyolali.
Foto : Fajar Arif Musthofa
Penulis : Fajar Arif Musthofa
Editor : Alan Amundi Wibowo