Lompat ke isi utama

Berita

Membumikan Pengawasan Partisipatif, Panwascam Gladagsari Gandeng Komunitas Penggiat Budaya

Boyolali - Pengawasan Partisipatif tidak hanya dilakukan saat pemungutan suara berlangsung, lebih dari itu pasrtisipasi masyarakat dalam pemilu diperlukan dalam setiap tahapan. Bahwa Partisipasi masyarakat tidak sekedar menggunakan hak pilihnya dengan datang ke TPS, tetapi ada tanggungjawab untuk mengawal demokrasi. Ini merupakan salah satu cara untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam memantau dan menyampaikan laporan dugaan pelanggaran pemilu.

Pada kesempatan ini, Panwaslu Kecamatan Gladagsari menggandeng Komunitas Penggiat Budaya “Cendani” yang beranggotakan Pemuda-pemudi se Kecamatan Gladagsari untuk ikut berpartisipasi aktif memantau dan menyampaikan laporan dugaan pelanggaran pemilu. Mengingat Tahapan Pemilu akan mendekati masa Kampanye, dimana Tahapan ini sangat krusial dan akan banyak menimbulkan gesekan ditengah masyarakat.
“Kami sadar bahwa keterbatasan personel di tingkat kecamatan maupun desa, hingga sangat dibutuhkan partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan. Komunitas Penggiat Budaya ini pun kami rasa cukup mewakili pemuda-pemudi di Kecamatan Gladagsari untuk mempelopori pengawasan partisipatif di kalangan pemuda” ucap Priscilla , selaku Koordinator Divisi Hukum, Partisipasi Masyarakat dan Humas Panwaslu Kecamatan Gladagsari bertempat di Desa Jlarem, Rabu (11/10/2023).

Diungkapkan pula Ketua Komunitas Penggiat Budaya Cendani, Agus Apriyoko bahwa pihaknya dan anggota yang lain dengan sukarela dan antusias menyambut baik kegiatan ini.
“Salah satu tantangan dalam pengawasan partisipatif ini adalah bagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memantau dan tidak ragu melaporkan adanya dugaan kecurangan dan pelanggaran pemilu ditengah-tengah masyarakat” pungkasnya menutup kegiatan ini.

Tag
Berita