Ngabuburit Sambil Menguatkan Demokrasi, Bawaslu Boyolali Bahas Amar Ma’ruf Nahi Munkar dalam Pengawasan Pemilu
|
Boyolali — Mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan diskusi yang sarat nilai demokrasi, Bawaslu Kabupaten Boyolali kembali menghadirkan program Ngabuburit Pengawasan yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube @BawasluKabBoyolali pada Jumat (6/3/2026) mulai pukul 16.30 WIB.
Pada kesempatan tersebut, diskusi mengangkat tema “Amar Ma’ruf Nahi Munkar dalam Demokrasi: Mencegah dan Menindak Pelanggaran Pemilu.” Tema ini dipilih untuk merefleksikan nilai-nilai moral dan etika dalam praktik demokrasi, khususnya dalam upaya pencegahan serta penindakan pelanggaran pemilu.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Maria Ulfah, Anggota Bawaslu Kabupaten Temanggung, yang berbagi perspektif mengenai relevansi konsep amar ma’ruf nahi munkar dalam pengawasan pemilu. Dalam paparannya, Maria Ulfah menekankan bahwa nilai amar ma’ruf nahi munkar sejatinya sejalan dengan semangat pengawasan demokrasi, yakni mengajak pada kebaikan sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran.
Menurutnya, pengawasan pemilu tidak hanya sebatas menjalankan prosedur hukum, tetapi juga mengandung dimensi moral untuk memastikan setiap tahapan pemilu berjalan secara jujur, adil, dan berintegritas. Program Ngabuburit Pengawasan menjadi ruang diskusi yang tidak hanya mengisi waktu menunggu berbuka puasa, tetapi juga memperkuat literasi demokrasi bagi masyarakat serta jejaring pengawasan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Boyolali berharap semakin tumbuh kesadaran bersama bahwa menjaga kualitas demokrasi bukan hanya tugas penyelenggara, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Dengan mengangkat tema-tema strategis dalam setiap sesi Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu Boyolali berupaya menghadirkan ruang dialog yang reflektif, edukatif, sekaligus inspiratif bagi publik dalam mengawal demokrasi yang bersih dan berintegritas.
Foto : Hendrawan Wijaya
Penulis : Fajar Arif Musthofa
Editor : Alan Amundi Wibowo