Perkuat Integritas di Bulan Ramadan, Bawaslu Boyolali Gelar Tausiyah tentang Istidraj dan Taubat
|
Boyolali – Mengisi hari-hari di bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang memperkuat keimanan dan kelembagaan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Boyolali secara rutin menggelar salat Dhuhur berjamaah yang dilanjutkan dengan tausiyah. Kegiatan pada hari ini, Selasa (24/02/2026), bertindak sebagai penceramah adalah Kepala Sekretariat Bawaslu Boyolali, Agus Suyanto.
Kegiatan rutin ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan spiritual, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter dan integritas para pengawas pemilu melalui siraman rohani . Dalam tausiyahnya, Agus Suyanto mengangkat tema yang relevan dengan dinamika kehidupan sehari-hari, yakni tentang bahaya Istidraj dan pentingnya senantiasa bertaubat. Ia mengingatkan seluruh jajaran agar waspada terhadap Istidraj, yaitu situasi di mana seseorang terus-menerus diberikan kenikmatan atau kelapangan rezeki oleh Allah SWT, padahal ia lalai dalam kewajiban dan tenggelam dalam kemaksiatan.
Lebih lanjut, Agus Suyanto menekankan bahwa bulan Ramadan adalah bulan yang istimewa untuk bertaubat. Ia mengajak seluruh pegawai Bawaslu untuk tidak menunda-nunda taubat dan segera kembali kepada Allah SWT ketika menyadari telah berbuat salah atau dosa. Menurutnya, Ramadan adalah syahrut taubah (bulan taubat), di mana pintu ampunan terbuka lebar .
"Jangan pernah merasa diri lebih suci dari orang lain. Bisa jadi, kebaikan yang tampak pada seseorang adalah karena Allah menutupi aib-aibnya. Mungkin saja ia pernah berbuat salah, tapi Allah menjaga rahasianya. Di bulan penuh berkah ini, perbanyaklah syukur karena aib kita tertutup, perbanyak istighfar, dan jangan pernah merasa paling baik. Semua kebaikan yang tampak pada diri kita hanyalah karena rahmat Allah SWT semata," pesan Kepala Sekretariat di hadapan para peserta.
Kegiatan tausiyah ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Suasana kantor Bawaslu Boyolali pun terasa lebih hangat dan religius selama bulan Ramadan. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Boyolali berharap dapat mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam tugas pengawasan, tetapi juga kokoh dalam integritas spiritual, sehingga dapat menjalankan amanah pengawasan demokrasi dengan lebih baik dan penuh keikhlasan .
Foto : Hendrawan Wijaya
Penulis : Fajar Arif Musthofa
Editor : Alan Amundi Wibowo