Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Kader Pengawasan Partisipatif Melalui Gerakan Pramuka, Bawaslu Boyolali Ikuti Kursus Orientasi Saka Adhyasta Pemilu

Jajaran Bawaslu Boyolali saat mengikuti kegiatan secara daring.

Jajaran Bawaslu Boyolali saat mengikuti kegiatan secara daring.

Boyolali — Jajaran Bawaslu Kabupaten Boyolali yang tergabung dalam Saka Adhyasta Pemilu mengikuti Kursus Orientasi Singkat (KOS) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah pada Kamis, 23 April 2026.

Kegiatan ini ditujukan bagi Majelis Pembimbing Saka (Mabi Saka) dan Pimpinan Saka (PIN Saka) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, sesuai dengan Surat Keputusan (SK) yang telah diterbitkan oleh Kwarda maupun Kwarcab masing-masing.

Pelaksanaan KOS dilakukan secara hybrid, yakni secara luring di Kantor Bawaslu Provinsi Jawa Tengah serta daring melalui aplikasi Zoom Meeting, dengan durasi kegiatan selama 6 hingga 8 jam pelajaran yang dimulai pukul 08.00 WIB.

Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi menegaskan pentingnya peran Saka Adhyasta Pemilu dalam membangun kesadaran demokrasi sejak dini.

“Kita harus melahirkan generasi yang melek demokrasi,” tegasnya, sebagai harapan besar terhadap lahirnya kader-kader muda yang memiliki pemahaman kuat tentang kepemiluan dan pengawasan partisipatif.

Materi dalam kegiatan ini juga diperkuat dengan paparan dari Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Tengah, S. Budi Prayitno, yang menyampaikan tentang kebijakan Gerakan Pramuka dalam penyelarasan arah pembinaan dan penguatan kelembagaan Saka guna menghasilkan anggota yang berkompeten dan berkarakter.

Melalui kegiatan ini, jajaran Bawaslu Boyolali yang terlibat dalam Saka Adhyasta Pemilu diharapkan semakin memahami peran strategisnya dalam membina generasi muda, sekaligus memperkuat sinergi antara Bawaslu dan Gerakan Pramuka dalam mengembangkan pengawasan pemilu berbasis partisipasi masyarakat.

Keterlibatan aktif dalam KOS ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Boyolali untuk terus mendorong lahirnya generasi pengawas pemilu yang tidak hanya memahami demokrasi, tetapi juga mampu berkontribusi nyata dalam menjaga integritas pemilu di masa depan.

Foto : Lanjar Kurniawan
Penulis : Fajar Arif Musthofa
Editor : Alan Amundi Wibowo
 

Tag
bawaslu boyolali