Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Soliditas dan Pembenahan Organisasi, Bawaslu Boyolali Gelar Rapat Awal Pekan

Rapat Awal Pekan, Senin 2 Februari 2026.

Rapat Awal Pekan, Senin 2 Februari 2026.

Boyolali — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Boyolali menggelar rapat rutin awal pekan pasca pelaksanaan apel pagi, Senin (2/2/2026). Rapat yang diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan dan kesekretariatan tersebut menjadi forum konsolidasi internal guna mengevaluasi kinerja, menyusun perencanaan kegiatan, serta menyikapi arahan strategis kelembagaan.

Dalam rapat tersebut, Ketua Bawaslu Boyolali, Widodo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas apel pagi. Ia menekankan bahwa seluruh jajaran harus memiliki kemauan untuk belajar dan mampu mengambil peran sebagai petugas apel, sebagai bagian dari pembentukan kedisiplinan dan tanggung jawab bersama.

Widodo juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas, kekompakan, dan kebersamaan dalam menjalankan tugas pengawasan. Selain itu, ia meminta jajaran untuk mulai merumuskan perencanaan kegiatan khusus selama bulan Ramadhan mendatang agar pelaksanaan tugas tetap berjalan optimal.

Pada kesempatan tersebut, Widodo turut menegaskan bahwa kegiatan diskusi konsolidasi demokrasi beserta pelaporannya harus dilaksanakan secara konsisten, dengan frekuensi minimal tiga kali dalam sepekan. Ia juga mengingatkan agar kegiatan yang telah direncanakan namun belum terealisasi dapat segera dilaksanakan tanpa penundaan.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Boyolali, Agus Suyanto, menyampaikan sejumlah arahan hasil Rapat Rutin Jajaran Sekretariat Bawaslu Republik Indonesia yang dilaksanakan pada pekan sebelumnya. Dalam arahannya disampaikan bahwa anggaran tahun 2026 merupakan anggaran terkecil dalam 11 tahun terakhir, di mana hingga saat ini baru anggaran operasional yang diturunkan, sementara anggaran nonoperasional masih menunggu kepastian.

Lebih lanjut disampaikan bahwa fokus kelembagaan pada tahun 2026 adalah pembenahan organisasi, dengan tetap menerapkan skema work from anywhere (WFA) sebagai bagian dari efisiensi anggaran. Selain itu, direncanakan pula pelaksanaan Diklat Pengawas dan Administrator pada tahun berjalan.

Dalam aspek sumber daya manusia, ditekankan agar Kepala Sekretariat dan Kepala Subbagian lebih peka terhadap kondisi mental dan psikis jajaran staf sekretariat, guna menjaga iklim kerja yang sehat dan produktif. Rapat ditutup dengan kesepakatan bersama bahwa seluruh jajaran harus terus belajar, adaptif, dan siap menjalankan berbagai peran, termasuk sebagai petugas apel, demi memperkuat kinerja kelembagaan Bawaslu Boyolali secara berkelanjutan.

Foto : Fajar Arif Musthofa
Penulis : Fajar Arif Musthofa
Editor : Alan Amundi Wibowo

Tag
bawaslu boyolali