Ramadhan Istimewa, Bawaslu Boyolali Hadirkan Ngabuburit Pengawasan
|
Boyolali — Menyemarakkan bulan suci Ramadhan dengan semangat pengawasan partisipatif, Bawaslu Kabupaten Boyolali menggelar kegiatan bertajuk “Mukadimah Ngabuburit Pengawasan” pada Rabu (25/02/2026). Kegiatan ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube @BawasluKabBoyolali mulai pukul 16.30 WIB sebagai penanda dimulainya rangkaian program Ngabuburit Pengawasan.
Acara diawali dengan Pembacaan Tilawatil Qur’an oleh staf Bawaslu Boyolali, Zannurul Iswara, yang menambah suasana khidmat menjelang waktu berbuka. Selanjutnya, Ketua Bawaslu Boyolali, Widodo, menyampaikan sambutan sekaligus secara resmi membuka kegiatan Ngabuburit Pengawasan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Ramadhan menjadi momentum strategis untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat kolaborasi pengawasan bersama stakeholder dan masyarakat.
Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Anggota Bawaslu Boyolali, Muhamad Mahmudi. Dalam ceramahnya, ia menegaskan bahwa Ramadhan adalah bulan paling istimewa dibanding bulan-bulan lainnya.
“Ramadhan adalah bulan penuh kemuliaan. Selain bernilai ibadah, puasa juga menyehatkan tubuh. Bahkan, dengan puasa derajat seseorang dapat diangkat oleh Allah SWT,” ungkapnya.
Mahmudi mengajak seluruh peserta menjadikan Ramadhan sebagai sarana peningkatan kualitas diri, baik secara spiritual maupun dalam menjalankan amanah pengawasan demokrasi.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Bawaslu Boyolali serta turut mengundang sejumlah mitra dan komunitas, di antaranya jajaran KPU Kabupaten Boyolali, Komunitas SIGAP, Saka Adhyasta Pemilu, dan Perisai Demokrasi Bangsa. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi simbol kolaborasi dalam memperkuat pengawasan partisipatif.
Acara ditutup dengan Buka Puasa Bersama dan dilanjutkan Sholat Maghrib berjamaah, mempererat kebersamaan di antara seluruh peserta yang hadir. Melalui mukadimah ini, Bawaslu Boyolali berharap rangkaian Ngabuburit Pengawasan selama Ramadhan dapat menjadi ruang edukasi yang inspiratif sekaligus memperkokoh komitmen integritas dalam menjaga demokrasi di Kabupaten Boyolali.
Foto : Hendrawan Wijaya
Penulis : Fajar Arif Musthofa
Editor : Alan Amundi Wibowo