Lompat ke isi utama

Berita

Yulianto Sudrajat Tekankan Sinergitas KPU–Bawaslu–DKPP untuk Demokrasi Berintegritas

Yulianto Sudrajat (kiri) saat menyampaikan materi.

Yulianto Sudrajat (kiri) saat menyampaikan materi.

Boyolali — Sesi terakhir kegiatan Sinergitas Bersama Mitra Kerja Bawaslu dalam Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu Tahun 2025 yang digelar Minggu (14/9/2025) di Al Azhar Azhima, Ngemplak, menghadirkan Yulianto Sudrajat, Anggota KPU RI, sebagai narasumber. Sesi dimulai pukul 14.00 WIB dengan paparan bertajuk Catatan Strategis Teknis Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024.

Dalam pemaparannya, Yulianto menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 yang mencakup empat dimensi: tahapan, non-tahapan, kelembagaan, dan eksternalitas. Ia menguraikan sejumlah temuan krusial, mulai dari masalah daftar pemilih yang masih belum akurat, keterwakilan perempuan dalam pencalonan, hingga kendala teknis penggunaan aplikasi Sirekap saat rekapitulasi suara.

Selain itu, Yulianto menyoroti problematika Pilkada 2024, seperti keterbatasan dana hibah dari beberapa pemerintah daerah, validitas dokumen calon kepala daerah, hingga munculnya pasangan calon tunggal akibat diskualifikasi mendadak. Kondisi ini, menurutnya, menuntut perbaikan regulasi agar pemilu dan pilkada berikutnya lebih berkualitas.

“Penyelenggaraan pemilu bukan hanya soal teknis, tetapi juga bagaimana kelembagaan KPU, Bawaslu, dan DKPP dapat bekerja sinergis. Sinergitas bukan sekadar koordinasi teknis, melainkan membangun kepercayaan publik dan memastikan demokrasi berjalan substansial,” tegasnya.

Ia menekankan, kelembagaan penyelenggara pemilu yang kuat akan melahirkan pemilu yang berintegritas, transparan, inklusif, dan dipercaya masyarakat. Karena itu, evaluasi yang dilakukan pascapemilu harus menjadi pijakan bersama dalam memperkuat sistem kepemiluan di Indonesia.

Dengan berakhirnya sesi bersama Yulianto Sudrajat, kegiatan sinergitas Bawaslu Boyolali resmi ditutup. Forum ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi seluruh mitra kerja dalam menjaga kualitas demokrasi, sekaligus menjadi wadah refleksi bersama menghadapi tantangan pemilu mendatang.

Foto : Fajar Arif Musthofa
Penulis : Fajar Arif Musthofa
Editor : Alan Amundi Wibowo

Tag
bawaslu boyolali