Kupas Indeks Demokrasi Boyolali, Bawaslu Hadirkan Perspektif Kritis dalam Podcast Mitra Bawaslu
|
Boyolali – Bawaslu Kabupaten Boyolali kembali menghadirkan ruang diskusi publik melalui program Podcast Mitra Bawaslu dengan tema “Perkembangan Indeks Demokrasi di Wilayah Boyolali”. Podcast ini digelar pada Selasa, 31 Maret 2026 dan tayang melalui kanal YouTube @BawasluKabBoyolali pukul 13.00 WIB. Episode kali ini dipandu oleh Sony Surya Prayoga, sebagai host, dengan menghadirkan narasumber Rubiyanto, Anggota Bawaslu Kabupaten Boyolali periode 2018–2023. Diskusi berlangsung dinamis dengan mengangkat berbagai perspektif terkait kondisi dan perkembangan demokrasi di Kabupaten Boyolali dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam perbincangan tersebut, Rubiyanto menyoroti bagaimana indeks demokrasi di Boyolali menunjukkan dinamika yang cukup kompleks. Ia menjelaskan bahwa perkembangan demokrasi tidak hanya diukur dari tingginya partisipasi pemilih, tetapi juga dari kualitas kompetisi politik, netralitas aparatur, serta kebebasan masyarakat dalam mengekspresikan pilihan politiknya. Salah satu isu yang turut dibahas adalah dominasi kekuatan politik tertentu di Boyolali. Menurutnya, kondisi tersebut memiliki dua sisi, yakni stabilitas politik di satu sisi, namun juga tantangan terhadap prinsip check and balances dalam demokrasi lokal.
Selain itu, diskusi juga mengulas tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilu dan Pilkada, termasuk faktor yang memengaruhi apakah partisipasi tersebut lahir dari kesadaran politik atau sekadar mobilisasi. Isu netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perangkat desa pun menjadi perhatian, mengingat hal tersebut masih kerap menjadi sorotan dalam setiap kontestasi politik di daerah. Tidak hanya membahas aspek struktural, podcast ini juga menyinggung peran generasi muda dalam demokrasi. Dengan meningkatnya jumlah pemilih dari kalangan Gen Z dan milenial, terjadi pergeseran pola kampanye politik yang semakin adaptif terhadap media sosial. Namun di sisi lain, tantangan seperti penyebaran hoaks dan kampanye hitam juga semakin kompleks.
Lebih lanjut, Rubiyanto menekankan pentingnya peran berbagai pihak, termasuk penyelenggara Pemilu, tokoh masyarakat, serta komunitas sipil, dalam menjaga kualitas demokrasi di tingkat lokal. Ia juga menggarisbawahi bahwa tantangan ke depan tidak hanya soal teknis penyelenggaraan, tetapi juga bagaimana membangun budaya politik yang lebih substansial dan berintegritas.
Melalui podcast ini, Bawaslu Kabupaten Boyolali berharap masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait dinamika demokrasi di daerah, sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam mengawal proses demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat. Podcast Mitra Bawaslu dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Bawaslu Kabupaten Boyolali sebagai bagian dari upaya penguatan literasi demokrasi di tengah masyarakat.
Foto : Hendrawan Wijaya
Penulis : Fajar Arif Musthofa
Editor : Alan Amundi Wibowo